5 Terburuk di Olahraga - Indonesia merupakan negara yang dalam urusan sepak bola, tertinggal dari negara lain. Tidak perlu jauh-jauh kita menganalisis statement tersebut. Kita dapat mengetahuinya hanya dilihat dari segi suporter sepak bola saja dulu.
Siapa diantara kita yang tidak tahu kalau sepak bola di Indonesia identik dengan ricuh-nya suporter. Kericuhan antar suporter sering sekali terjadi di Indonesia, baik yang ter-ekspose media maupun yang tidak. Berikut ini adalah
5 kerusuhan di sepak bola Indonesia yang mengakibatkan kematian
1. Tragedi Suporter PSS dengan PSCS
|
Tragedi suporter PSS vs PSCS |
Tragedi pertama adalah peristiwa meninggalnya salah seorang suporter PSCS Muhammad Ikhwanudin. Peristiwa ini terjadi di simpang tiga bandara adi sucipto, sleman, yogyakarta. Peristiwa ini bermula ketika para suporter PSCS sedang menaiki bus untuk kembali setelah mendukung tim kesayangannya melawan Persis. Naas-nya, bus ini dihadang segerombolan sepeda motor yang dikendarai suporter PSS.
2. Tragedi Suporter Persis dengan Martapura FC
|
Tragedi Suporter Persis vs Martapura FC |
Kali ini seorang pemuda Joko Rianto yang menjadi korban kerusuhan. Kerusuhan terjadi paska pertandingan berakhir lantaran suporter tuan rumah tidak puas dengan kepemimpinan wasit saat pertandingan. Pertandingan yang dilangsungkan di stadion Manahan tersebut berakhir ricuh yang memakan korban jiwa.
3. Tragedi Suporter Pelita Jaya dengan Persib
|
| Tragedi Suporter Pelita Jaya dengan Persib |
Korban bernama Muhammad Azis yang naas-nya masih berusia 12 tahun. Korban meninggal akibat luka bacok di bagian depan kepala. Pelaku mengaku bahwa mereka adalah supporter Persib (viking).
4. Tragedi Suporter Persebaya dengan Arema
|
| Tragedi Suporter Persebaya dengan Arema |
Lagi-lagi terdapat korban yang harus merenggang nyawa karena kerusuhan antar suporter sepak bola. Kali ini kerusuhan terjadi di daerah sekitar Sragen, Jawa Tengah. Dalam kerusuhan antar dua suporter fanatik ini mengakibatkan timbulnya 2 korban jiwa. Korban tersebut adalah Eko Prasetyo dan seorang supir Suzuki Carry.
5. Tragedi GBK
|
Tragedi GBK |
Selesai pertandingan antara Perija melawan Persib, terjadi peristiwa pengeroyokan yang salah seorang korbannya adalah warga Bandung. Korban diketahui adalah Rangga Cipta Nugraha. Tragedi ini menewaskan tiga orang. Korban lain adalah Lazuardi, dan seorang lagi tidak diketahui.
Begitulah 5 kerusuhan di sepak bola Indonesia yang berakhir memakan korban jiwa. Kondisi seperti ini sebenarnya menurunkan citra sepak bola tanah air. Untuk memperbaiki kondisi ini sebenarnya kembali pada diri kita masing-masing, dan PSSI.